Senin, 03 Januari 2011

2011, klub sepakbola tidak boleh lagi memakai APBD

Ketua Umum PSM Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, memperkirakan mulai tahun 2011 ini, semua klub di Indonesia mulai level liga tertinggi hingga terendah sudah tidak dibolehkan lagi memakai dana dari APBD kota/kabupaten/provinsi asal klub tersebut.
Sehingga, keputusan PSM pindah ke Liga Primer Indonesia (LPI) adalah keputusan sangat tepat. Sebab, konsorsium LPI memang melarang 19 kluh peserta kompetisi ini untuk memakai dana dari APBD. Konsorsium yang mensubsidi seluruh klub hingga klub tersebut bisa mandiri.


Menurut Wali Kota Makassar ini, jika PSM tetap bertahan mengikuti Liga Super Indonesia (LSI) dan mengandalkan dana APBD sebagai sumber dana utama, maka tahun ini bisa saja PSM dan semua klub peserta LSI bakal mati seiring dengan pelarangan penggunaan APBD bagi klub sepak bola ini. Sementara PSM tidak boleh absen mengikuti kompetisi karena ini adalah hiburan rakyat.


"Keputisan pindah ke LPI ini sangat tepat. Sebab, PSM tidak perlu lagi menghabiskan dana APBD yang bisa mencapai Rp 19 miliar per tahun, tetapi PSM tetap ada dan memberikan hiburan kepada seluruh masyarakat," ujarnya, dalam jumpa pers di Coffe Bean Mal Trans Studio, Minggu (2/1) siang. 




Pada kesempatan ini, pria yang akrab dipanggil Aco ini, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Erwin dan Bosowa Group yang bersedia membantu PSM dan tetap membantu meski PSM sudah tidak akan pusing lagi memikirkan dana selama mengikuti LPI.

sebenarnya sih..... banyak supporter PSM Makassar yang tidak setuju dengan mergernya PSM Makassar ke LPI karena kompetisi itu illegal dan tidak disetujui oleh PSSI. belum tentu juga LPI itu kompetisi yang menjanjikan nasib klub-klub yang mengikuti kompetisi tersebut.....

bagi saya sich, psm itu di LSI saja, biarkan makassar city yang di LPI.... -_-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar